Betapa sempitnya waktu. Betapa besarnya cinta. Jika pun aku percaya ada hidup setelah mati –Lando
Kalin: Dulu saya pikir hal yang paling susah untuk orang lakukan adalah minta maaf. Eh ternyata ada yang lebih susah lagi
Lando: Oh ya? Apa?
Kalin: Ngucapin terima kasih
Lando: Oh ya? Apa?
Kalin: Ngucapin terima kasih
Dalam kesendirian, kian lama ku rasakan kebenaran sebuah ungkapan lama
Betapa nilai seseorang sangat terasa justru ketika dia tiada
Dan ketiadaanmu memberikan petunjuk yang sangat nyata
Betapa rapuh jiwaku dalam kesendirian
Dan betapa utuh dengan kebersamaan denganmu
Hanya ada satu kata yg mampu mengungkap semuanya, yaitu cinta.
Namun ada satu hutang yang belum terbayar, Kalin
Ku rasa sudah tiba saatnya aku bercerita
Kenapa dengan cinta itu aku justru menjauh darimu
Betapa nilai seseorang sangat terasa justru ketika dia tiada
Dan ketiadaanmu memberikan petunjuk yang sangat nyata
Betapa rapuh jiwaku dalam kesendirian
Dan betapa utuh dengan kebersamaan denganmu
Hanya ada satu kata yg mampu mengungkap semuanya, yaitu cinta.
Namun ada satu hutang yang belum terbayar, Kalin
Ku rasa sudah tiba saatnya aku bercerita
Kenapa dengan cinta itu aku justru menjauh darimu
Pedih sekali, Lando –Kalin
Sepi bicara. Betapa sempitnya waktu. Betapa besarnya cinta. Jika pun aku percaya ada hidup setelah mati –Lando
Jika aku bisa memilih, aku tidak akan memilih, karena angin akan selalu membawa legenda cerita kita yang akan selalu berakhir bahagia. Hanya waktu yang bisa merenggutmu dari aku –Lando
source : here


No comments:
Post a Comment